Tapi kali ini kita bukannya mau
bahas tentang Harry Potter melainkan cara untuk menemukan potensi alias bakat
terpendam dari dalam diri kalian. Kan kadang banyak juga tuh temen-temen yang
masih merasa bingung sebenarnya apa sih bakat terbesar yang mereka miliki. Nah
di sini bakal kita kasih tau 8 cara mengenali potensi diri, nih langsung aja
……
Pertama, kenalilah aktivitas apa
yang paling kita cintai. Maka disanalah terdapat potensi luar biasa kita.
Aktivitas yang selalu ingin kita lakukan baik dalam keadaan lapang ataupun
sempit.
Kedua, kenalilah aktivitas apa
yang paling membuat kita begitu asyik. Seolah tanpa bosan melakukannya
berlama-lama. Begitu enjoy dan tanpa beban ketika sedang mengerjakannya.
Ketiga, kenalilah aktivitas apa
yang paling mudah dan cermerlang yang biasa kita lakukan. Biasanya jika kita
melakukan aktivitas itu akan bersemangat dan merasa tidak kesulitan.
Keempat, kenalilah aktivitas yang
menjadi impian sejak lama. Sebuah potensi terkadang berasal dari impian masa
kecil yang menggerakkan alam bawah sadar untuk mewujudkannya. Seperti Burt
Rutan yang ketika masih berusia 14 tahun bermimpi dapat pergi ke luar angkasa
dan singgah di bulan. Lalu impian itu menjadi kenyataan setelah ia berhasil
membuat SpaceShipOne, sebuah pesawat super cepat luar angkasa pertama di dunia.
Kelima, tanyakan pada orang lain
tentang potensi yang kita miliki sebenarnya. Agar penilaian yang diberikan
lebih bersifat objektif. Terkadang orang lain atau orang terdekat kita lebih
mengetahui tentang kemampuan kita ketimbang diri kita sendiri.
Keenam, kenalilah aktivitas apa
yang paling cepat kita pelajari. Misal suatu keterampilan yang mudah sekali
kita mengerti setelah dipelajari, kemudian kita bisa menekuninya sepenuh hati.
Ketujuh, kenalilah kecerdasan
berganda. Tentu kita sudah mengenal 8 kecerdasan yang sering
didengung-dengungkan Profesor Howard Gardner. Kecerdasan linguistic,
visual-spasial, intrapersonal, interpersonal, logic-matematik, bodi-kinestetik,
musical, dan naturalis. Dari situlah kita bisa mengenal potensi kita yang
sesungguhnya.
Kedelapan, dengan metode kartu
panggilan. Yakni mengelompokkan aktivitas-aktivitas yang kita lakukan dalam
tiga kelompok. Kelompok pertama, aktivitas yang sesuai potensi. Kelompok kedua,
aktivitas yang meragukan. Kelompok ketiga, aktivitas yang tidak sesuai dengan
potensi. Lalu carilah dari kelompok pertama aktivitas yang paling sering
dilakukan dan kita menyukainya. Begitulah. Jika kita telah mengenal potensi
kita, maka tugas selanjutnya adalah mengoptimalkannya hingga kemudian lahirlah
karya-karya luar biasa yang membuat dunia takjub dan terpesona.
Selamat mencoba!
Source : kompasiana.com
Edited by : degisa kuga
0 komentar:
Posting Komentar