No string attached
relationship... Nggak selamanya baik, nggak selamanya buruk juga. Kayaknya
lagi nge-trend ya gaya hubungan yang kyk gitu hehe, Berawal dari temen ngobrol
biasa trus tukeran nomer hape, atau nggak mention2 lewat twitter/chat bbm trus
lama lama makin deket.. Eh akhirnya timbul rasa suka dari masing-masing
individu? Tapi.. keduanya sama2 mau free, masih mau asik sama temen2nya,
kesibukannya atau yaa keasikan lainnya. Atau bisa dikenal bahasa gaulnya HTS-an
bukan? Hubungan Tanpa Status. Tapi menurutku istilah itu terlalu hmmm nggak-banget
, stigmanya jadi kayak setiap hubungan itu harus pake status gitulah..
Sahabat? Teman? Musuh? Pacar? Atau mantan?
Terkadang semuanya menjadi sederhana kalau kita jalani
hubungan yang udah sesuai apa adanya, nggak perlu pake kata2 gombal atau janji2
yang belum tentu bisa ditepati selamanya, iya kan? Sisi baiknya sih, kita bisa
jalanin kehidupan kita seasik mungkin.. Tanpa adanya sesuatu yang 'terikat'
atau 'terkomitmen' senang bisa tau kita sama-sama saling membutuhkan dan tau
kalau ada sesuatu yg 'mengikat' walaupun nggak keliatan atau terucap..
Sayangnya nggak semuanya berjalan lancar,
Iya kalau keduanya benar-benar nyaman.
Iya kalau keduanya punya rasa yang sama. Iya kalau
keduanya selalu setia. Iya kalau keduanya bisa
tahan menunggu kapan waktu yang tepat. Menjalaninya sih iya
sederhana, tapi ketika ada satu perbedaan keinginan bisa aja semua itu
berubah.. Dari gaya hubungan yang easy going & free, berubah
jadi gaya hubungan aku-butuh-kamu-jadi-kamu-harus-selalu-ada.. No string
attached relationship berubah jadi hubungan yang complicated, nggak
jelas mau dibawa kemana. Ketika satu individu menginginkan ini, tapi ia
teringat bahwa ia bukan siapa2nya.. Ketika ia melarang hal ini, tapi ia juga
nggak berhak.. Lo sapanya gue? Takutnya sih dibilang gitu ya?
Sebenernya, kalau keduanya saling jujur dan ngungkapin
hal-hal yg diharapkan dari hubungan 'no string attached' ini bisa aja semuanya
jadi lebih ringan, enteng dan yang pasti bahagia. Karena nggak cuma
alasan I don't prefer in any attached relationship, I'm scared of
commitment dan blablabla.. Orang nggak mau pacaran, bisa aja alasan
prinsip agama atau hal lain yang menyangkut hal-hal diluar
itu.
Intinya sih, it depends how you manage it and tell
honestly bout what you want dan yang pasti kalau sudah memiliki
'kesamaan' ya.. dijaga kesetiannya. Mentang-mentang menjalani no
string attached relationship trus dengan mudahnya cari gandengan
kemana-mana :p
***
Pernah kaya gini. Dan emang bener banget. Pasti bakalan lebih
ngena ke negatifnya "Lo sapanya gue?", takutnya sih begitu. Jadi serba salah kan. Yaa mungkin memang lebih baiknya ditegasakan
aja hihihi
rebloged from: here
0 komentar:
Posting Komentar